Mengejar SRK – INDIA 2016

Berawal dari pengalaman kami berangkat ke Mumbai tahun lalu, akhirnya kami memberanikan diri mengajak Rukhster untuk kembali mengejar Shah Rukh Khan ke Mumbai tahun ini.

Awalnya kami share postingan di fan page ini, “Apakah ada Rukhster yang berminat ke Mannat tahun ini?” Postingan trsbt cukup direspon banyak Rukhster, mereka bertanya kapan perginya, gimana caranya dan berbagai macam pertanyaan lainnya.

Sampai akhirnya ada 8 Rukhster (termasuk tim SRKFCI) yang siap untuk berangkat. Untuk mempermudah komunikasi, kami membuat Whatsapp Group. Di Group itu kami share berbagai keperluan yang harus disiapkan. Rasanya saat itu kami dikejar bulan, hari dan waktu, semua berjalan dengan cepat.

Dari 8 Rukhster, akhirnya hanya 6 orang yang fix. Tim terdari dari Saya, Nety, Nungky, Neha, Ai Maryati, dan Mba Sally. Untuk Mba Andi Purnamawati & Mba Iis, Insha Allah ada kesempatan lain kita bisa pergi bareng ya

Tgl 30 Oktober, kami berangkat dari Terminal 2F Soeta, janjian pukul 9 pagi dan check in setengah sepuluh dan sampai akhirnya boarding pukul 11.00. Rute penerbangan masih sama seperti tahun lalu, Jakarta – Kuala Lumpur – Hyderabad – Mumbai.

Dalam perjalanan Jakarta – Kuala Lumpur perjalanan kami ga cukup mulus, akibat cuaca yang kurang baik, pesawat yang kami tumpangi mengalami turbulensi tiba-tiba terguncang dan turun secara mendadak, rasanya naik Jet Coaster! sepersekian detik serentak penumpang pesawat teriak. “Ya Allah ya Rabbi, selamatkan kami” kalimat itu yang berulang-ulang saya ucapkan dalam hati sampai kondisi pesawat stabil.

Alhamdulillah, kami mendarat dengan mulus di Kuala Lumpur Internasional Airport walau kondisi cuaca saat itu sedang kurang baik karena hujan. Kami transit di KLIA selama 7 jam, walau harus menunggu lama kami sih seneng-seneng aja, karena bandaranya nyaman banget, wifi-nya mantab, ruang tunggunya juga nyaman.

Pukul 21:35 waktu Malaysia kami melanjutkan perjalanan dan butuh waktu sekitar 4 jam untuk sampai ke Rajiv Gandhi International Aiport.

Disana kami harus menunggu lagi pesawat selanjutnya kira-kira 7 jam. Setelah lebih 12 jam perjalanan, kami mulai merasa lelah dan ngantuk berat tapi harus tetap terjaga sampai pagi, jalan kesana-kemari nyari colokan buat nge-charge hape.

Bandara di Hyderabad tidak senyaman di Kuala Lumpur, jadi rasanya waktu berjalan ditempat Setiap beberapa menit kami melihat jam besar yang ada di tengah-tengah ruang tunggu, jam 1….jam 2…jam 3 ~ dan akhirnya kami mulai bersiap lagi jam 4 pagi waktu India. Pukul 5 kami mulai Check In untuk penerbangan berikutnya menuju Mumbai. Perjalanan Hyderabad – Mumbai kira-kira ditempuh selama 90 menit.

Alhamdulillah, perjalanan kami cukup lancar. Kami tiba di Mumbai sekitar pukul setengah sembilan pagi. Kami bergegas mengambil trolley dan antri di bagian pengambilan bagasi. Setelah semua koper kami keluar dari bagasi, kami langsung menuju pintu keluar. Jemputan hotel sudah siap menunggu dengan membawa papan nama.

Horreeeeyyyy!!!! Jemputan sudah dtg, kami langsung menuju mobil dan keluar dari area Chhatrapati Shivaji International Airport.

Saat perjalanan ke hotel kami mulai tengok kanan kiri, jepret sana jepret sini karena banyak banget baliho-baliho iklan SRK, kali ini paling banyak adalah iklan Jio, provider baru di India. Liat balihonya aja kami dah giranggg dan bahagia

Jadi total lama perjalanan kami dari Jakarta – Mumbai sekitar 24 Jam, jadi kebayangkan Rukhster gimana lelahnya??? Tapi kami merasa bahagiaaa karena “yeayyy kami mengirup udara yang sama dengan Shah Rukh!!!!”.

Sesampainya di hotel, bukannya langsung istirahat kami malah siap-siap untuk langsung mengunjungi rumah SRK!

Tuk-Tuk (aka bajaj India) dengan gesitnya melintasi liku liku jalanan Mumbai, belok kanan, belok kiri, sampai akhirnya mengantarkankan kami berada di depan gerebang Mannat. “Mannat!!!! Here we come!”

Seketika rasanya kami seperti mendapat energi baru. Ntah kemana perginya rasa lelah dan ngantuk tadi, kami hanya merasakan bahagia bisa kembali dan membawa Rukhster ke depan Mannat.

***

Sesampainya di depan Mannat, yang saya perhatikan adalah ekspresi teman teman Rukhster yang lain. Terlihat wajah mereka antara percaya dan tidak. Neha, langsung berkaca-kaca matanya sambil mengepalkan kedua tangannya di depan dada. Ai, jejingkrakan kegirangan, dan yang lainnya menatap gerebang Mannat seolah-olah seperti melihat salah satu keajaiban dunia (lol).

Seperti biasa, kondisi di depan Mannat selalu ramai di kunjungi orang, mereka bergantian untuk foto di depan tulisan “Mannat, Lands End” Kami pun harus menunggu antrian untuk bisa mengabadikan moment tersebut. Ditengah terik matahari yang cukup menyengat, beberapa kali diserobot orang dan belum tidur sejak berangkat dari Jakarta bikin kita cukup kliyengan saat itu. Dan akhirnya kami mendapat giliran juga ❤️

Saat itu pukul 14:30 waktu India (atau sekitar pukul 4 sore WIB) ~ mobil BMW Shah Rukh Khan berwarna putih dengan plat mobil bernomor 555 itu keluar dari pintu samping, serentak semua orang berdiri dan berlari mendekat, kami-pun mengira yang punya Mannat ada di dalam mobil tersebut, tapi ternyata mobil itu kosong dan masuk ke gerebang utama Mannat.

Lebih dari satu jam kami berada di depan Mannat saat itu, kami harus kembali ke hotel untuk beristirahat, karena jam 7 malam kami harus menghadiri acara Fandom Award yang diselenggarakan oleh SRK Universe.

Baru saja tiba di hotel, kami mendapatkan pesan dari tim SRK Universe. Mereka mengatakan agar kami berada di lokasi acara sebelum pukul 6 sore, ya udaaaah deh, kami langsung siap-siap lagi dan mengesampingkan rasa lelah.

Dari Bandra kami menuju daerah Juhu, kami sempat melewati kediaman The Legend, Amitabh Bachchan. Ternyata ga hanya Mannat, di depan mansion Amitabh Bachchan-pun juga ramai para penggemar .

Kami tiba tepat waktu di acara Fandom Award dan langsung berbaur dengan SRKians dari seluruh penjuru dunia, sebuah pengalaman yang menyenangkan ☺️ Acara selesai pukul 10 malam dan kami segera langsung kembali ke hotel untuk beristirahat.

1 November

Kami sudah membuat jadwal sebelum kami berangkat. Tanggal 1 itu setelah sarapan jadwalnya adalah kami akan mengelilingi kota Mumbai, mampir ke Gateway of India dan Chhatrapati Shivaji Terminus yang pernah masuk dalam scene film Ra.One, tempatnya keren banget .

Lebih dari 5 jam kami berkeliling mumbai, pukul 4 sore kami kembali ke hotel untuk bersiap-siap menyambut malam pergantian ulang tahun SRK di depan Mannat.

Yang pertama kali kami siapkan adalah atribut SRKFCI. Spanduk ucapan ulang tahun, spanduk bertuliskan Indonesia Loves SRK, kamera, pin dan lain-lain. Semua sudah siap dan kami masukkan kedalam tas, dengan semangat kami bergegas keluar hotel dan kembali naik tuk tuk.

Jarak Hotel ke Mannat sekitar 10 menit, kami tiba di Mannat pukul 7 malam. Disana sudah mulai banyak orang berkumpul. Kami duduk persis berhadapan dengan Mannat, karena betepatan dengan Diwali, semua rumah dipasang lampu-lampu cantik yang berkerlap-kerlip.

Semakin malam situasi di depan Mannat semakin ramai, kami saat itu berharap Shah Rukh Khan akan keluar menyapa fansnya seperti tahun-tahun sebelumnya.

Tahun ini fans yang datang lebih banyak dibanding tahun lalu, sampai-sampai satu bus polisi diarahkan untuk mengamankan jalanan didepan Mannat. Fans sudah mulai berteriak-teriak, “we want Shah Rukh, we want Shah Rukh!”, banyaknya fans membuat jalan utama tertutup sehingga polisi harus bekerja keras menertibkan kondisi saat itu. Karena merasa dibatasi, akhirnya fans mulai dorong-dorongan dan polisi juga ga mau kalah mendorong balik kerumunan tanpa perasaan.

Kali ini polisi wanita juga dikerahkan, tugasnya? Yaa itu untuk mendorong fans perempuan. Mereka membawa pentungan yang cukup panjang, ga segan-segan mereka memukul fans yang nekat melawan.

Saat itu kami sudah mulai merasa khawatir, selentingan-selintingan berita yang kami dapat mengatakan bahwa Shah Rukh Khan tidak akan keluar seperti biasanya malam itu. Ada yang bilang Shah Rukh keluar negeri dan ada juga yang bilang Shah Rukh sedang berada di rumah barunya di kawasan Alibaug. Udah campur aduk rasanya saat itu, berada di antara kerusuhan dan khawatir kalau saja benar yang berita SRK keluar negeri itu benar. Tapi ada Satu keyakinan yang kami pegang saat itu, Shah Rukh tidak akan mengecewakan fans nya.

Kerusuhan semakin menjadi, polisi makin bertindak kasar. Satu persatu tim SRKFCI mulai mundur ke daerah pantai, hanya saya dan netty yang masih bergabung di dalam kerumunan. Saat polisi mulai berteriak untuk mundur, saya tau mereka akan mendorong lagi. Memang bukan kami yang mereka dorong, tapi imbasnya dorongan itu akan mengenai kami, bahkan bisa membahayakan kami.

Melihat kondisi seperti itu akhirnya saya menyebrang jalan, menjauhi kerumunan dan lebih mendekat ke gerebang Mannat. Baru saja saya melangkah, polisi mulai mendorong kerumunan fans dan akhirnya banyak orang yang jatuh. Saat itu saya dan Nety terpisah, saya pikir Nety mundur dan bergabung dengan tim lainnya di pinggir pantai.

Saya terus berdiri di depan Mannat sampai akhirnya saya yakin Shah Rukh memang tidak ada disana. Saya berjalan menuju pinggir pantai dan mencari tim SRKFCI, dari kejauhan saya sudah bisa melihat mereka. Sesampainya disana, Ai langsung menghampiri saya,

“Ka…… Ka Nety tadi jatoh di kerumunan,”
“Astaghfirullah……” saya langsung menghampiri nety dan menanyakan keadaannya.
Saat itu Nety bilang kalau dia ga hanya jatuh, tapi juga sempat keinjek dibagian pinggulnya.

Ternyata ga hanya Tim Indonesia, Tim Malaysia-pun jatuh 3 orang saat dorong-dorongan tersebut. Kacauu deh malam itu …… ! Fansnya kacau, polisinya ga kalah kacaunya.

Kami di depan Mannat sampai pukul 2 pagi. Akhirnya kami kembali ke hotel dengan rasa lesu, lemah, letih, loyo .

Shah Rukh tidak keluar malam itu.
Shah Rukh tidak keluar menyapa fansnya seperti tahun-tahun sebelumnya.
Shah Rukh ga ada di Mannat malam itu.
Apakah kami sedih ? Jawabannya, iyaaaa, kami sedih.
Apakah kami kecewa dengan Shah Rukh malam itu? Seperti yang diberitakan media-media keesokan harinya…..? Jawabannya, Tidak, Cinta kami terlalu besar untuk merasakan kecewa

***

Kami percaya Shah Rukh tidak akan mengecewakan fansnya dan kami yakin Shah Rukh akan menjumpai seluruh penggemar yang telah menunggunya sejak malam hari. Jadwal kami pada tanggal 2 November hanya berada di depan Mannat karena memang tanggal itu yang kami tunggu-tunggu kami berangkat dari hotel setelah sarapan pagi. Tapi sayangnya, waktu itu Nety memutuskan untuk tidak ikut ke Mannat karena kurang sehat.

Kami tiba di Mannat sekitar pukul setengah sepuluh pagi, ntahlahh jam berapa orang-orang mulai berkumpul yang pasti pada saat kami sampai disana hampir setengah jalanan umum sudah tertutup. Semakin siang semakin banyak orang yang berdatangan, jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya dan akhirnya jumlah polisi-pun yang dikerahkan dua kali lebih banyak. Polisi berusaha menertibkan kerumunan yang semakin agresif, situasi saat itu seperti sedang demonstrasi deh pokoknya . Panas terik Mumbai tidak menyurutkan semangat mereka untuk tetap berdiri dan menunggu idolanya keluar, hehe…kami-pun sama, bedanya kami berteduh disamping bus polisi yang parkir disebelah kiri rumah SRK.

Banyak mobil yang terjebak ditengah kerumunan, suara klakson bersambutan dari mobil yang satu dan dari mobil yang lainnya. Panas, berisik, desak-desakan, polisi kasar… itulah yang terjadi di depan Mannat saat itu. Saya seperti melihat ombak manusia, mereka terhuyungg kekanan, terhuyung kekiri, saling dorong-dorongan. Saya selalu mengingatkan keteman-teman yang lain, jangan mengambil posisi persis di depan Mannat, karena terlalu bahaya. Kami menyusun strategi (uhhhhuuy ☺️) seperti tahun lalu, yaitu ambil di posisi samping Mannat. Sambil melihat-lihat situasi, sesekali kami nguping obrolan polisi. Mereka memang berbicara pakai bahasa hindi, saya ga paham tapi sangking kepo-nya saya minta seseorang untuk menerjemahkannya dalam bahasa Inggris. Ternyata, polisi itu bilang kalau nanti Shah Rukh keluar semua polisi akan mundur.

Hari itu rasanya jauh lebih berat dibanding tahun sebelumnya, terik mataharinya menyengat bangetttt, itu yang membuat kita cepat merasa lelah. Kami menanti sambil sesekali melihat jam yang terus berputar, sudah 6 jam sejak kami tiba di Mannat tapi yang ditunggu ga keluar-keluar juga.

Kami duduk, berdiri, kembali duduk lagi, sampai sesekali berlari karena mendengar teriakan kerumunan, kami pikir Shah Rukh keluar, tapi ternyata cuma bus lewat. Stress semua ternyata hahaha. Saya yakin, memang saat itu Shah Rukh ga ada di dalam Mannat, karena kalau ada pasti dia udah keluar, tapi kemana diaa sebenarnya.. ? “The Most Wanted Man! Where are you!!!”.

Walau belum ada tanda-tanda Shah Rukh akan keluar, fans tetap semangat berteriak “Shah Rukh Zindabad, Shah Rukh Zindabad” – merinding dengernya. Luar biasa banget. Media sudah mengambil ancang-ancang didepan Mannat untuk meliput, beberapa dari fans di interview, bahkan ada yang siaran langsung .
Diantara kerumunan orang yang begitu banyak, meneriakkan yell yell untuk Shah Rukh ada satu hal yang menarik perhatian saya, helicopter yang terus-terusan berputar di kawasan Bandra, khususnya area Bandstand. Helicopter itu mengitari Mannat, seolah-olah seperti sedang memperhatikan kondisi di sekitar Mannat. Mungkin media yang sedang meliput, atau mungkin Shah Rukhhhhhhhh!!!!!!! Derrrrrr aja rasanya. Mungkin-kah itu Shah Rukh??? Sampai akhirnya helicopter itu hilang dari pandangan, Okee!! Fokus lagi ke gerebang Mannat.

Pukul 5 sore, mulai beberapa orang naik ke balkon Mannat, salah satunya bule yang memegang kamera dan mengambil gambar kerumunan fans dari atas. Munculnya seseorang keatas balkon adalah salah satu tanda-tanda Shah Rukh Khan akan segera keluar. Omg!!! Deg-deg-an!

“We want Shah Rukh, We want Shah Rukh” teriakan itu terdengar semakin kencang. Kami mulai menyusup dikerumunan sampai akhirnya bisa berdiri tepat di depan gerebang Mannat, polisi sudah mulai kewalahan dan sudah tidak bisa lagi mengkontrol situasi, akhirnya mereka mulai mundur.

Sengatan matahari mulai meredup, tanda-tanda kemunculan Shah Rukh semakin terasa.
Ternyata benar, yang ditunggu-tunggu melangkahkan kakinya di balkon dan semuaaaaa orang berteriakk……semua orang berteriak namanya, “Shah Rukhhhhhhh…….”
Saya sempat menoleh kebelakang mencari teman-teman Rukhster yang lain, ternyata mereka berdiri tidak jauh satu sama lain, kami semua berdekatan. Seneng rasanya bisa merasakan moment seperti itu bersama-sama ❤️.

Shah Rukh melambaikan tangannya kesegala penjuru, dia tersenyum, memberikan kiss bye-nya ❤️❤️❤️❤️ AbRam juga bersama Shah Rukh saat itu, dia juga melambaikan tangannya, tersenyum, lucuuuuu bangettt!
Setelah menurunkan AbRam dari gendongannya, Shah Rukh semakim atraktif, ia meminta fans yang ada di atas bus (oh iyaaaa, ada dua bus yang terjebak dikerumunan saat SRK keluar) untuk meniru pose khasnya, saat fans menirukan gayanya Shah Rukh mengabadikan di handphonenya. Fans semakin histeris saat Shah Rukh Khan menurunkan resleting hoodienya omg!!! We saw his six pack! Aduhhh Shah, Ngapain pake dibukaa segalaaaaaa . Shah Rukh memanjat pagar balkonnya, berselfie bersama fans dari atas, omggg!!

Sekitar 15 menit SRK ada disana dan selama 15 menit pula ribuan mata hanya orang tertuju ke SRK, sudah tidak ada yang peduli dengan dorong-dorongan. Kali ini Shah Rukh Khan keluar lebih lama dibanding tahun-tahun sebelumnya, karena mungkin malam sebelumnya Shah Rukh tidak berada di Mannat. Howwwwww sweett!!! Sampai akhirnya, Shah Rukh melambaikan tangannya, menunduk dan meletakkan tangannya di dada, yaaaaa dia mengucapkan terima kasih untuk semua yang telah menunggunya. Shah Rukh memberikan isyarat kalau ia harus kembali masuk, ouwwww!! Please don’t go birthday boyyyyy! Kemudian dia membalikkan badan, tapi dalam sepersekian detik ia kembali menghadap ke seluruh fansnya,Shah Rukh kembali membungkukkan badannya ❤️❤️❤️ Masha Allah.

Akhirnya Shah Rukh kembali masuk, dan polisi segera mengaktifkan jalanan yang ditutup untuk 15 menit. Fans dipaksa mundur sehingga banyak yang jatuh dan terinjak-injak. Walau berdesak-desakan, Alhamdulillah kami tim SRKFCI tidak berpencar. Kami langsung kumpul kira-kira 50 meter disamping kiri Mannat. Neha dan Ai tidak bisa membendung air matanya, mereka menangis. Pukkk pukk pukkk…..sambil menenangkan mereka.
Bahagia melihat kebahagiaan mereka ❤️

Kerumunan mulai berpencar, kami memilih untuk istirahat sebentar di pinggir pantai Bandra. Kami duduk menghadap ke pintu gerebang Mannat. Masing-masing sibuk memegang hape, melihat rekaman, update status fb, dan lain-lain .

Ntah kenapa, malam itu rasanya berat sekali untuk melangkah dari depan Mannat. Kami hanya berkeliling dipinggir pantai untuk mencari toilet, tapi sayangnya ga ada toilet umum di sana. Akhirnya Nunung dan Sally menuju hotel Taj Lands. Saya, Ai dan Neha tetap menunggu di depan Mannat.

Kami pikir, cerita kami akan berakhir saat Shah Rukh turun dari balkonnya. Karena memang tidak ada event seperti tahun lalu. Saya juga sempat bilang ke temen-temen yang lain, cuma ini aja SRKFCI bisa lakukan, mengantar kalian ke depan Mannat. Mereka menjawab, seperti ini aja udah Alhamdulillah Ka, udah luar biasa.

Alhamdulillah mereka bahagia. Terima Kasih Ya Allah.

TAPIIIIII…… ahhh!! Hufhhh!!! Tiba-tiba hape saya bergetar dan berbunyi, “Tiiiiiiiiiiiiiiiingg”
Saya langsung ambil hape yang saya simpan di kantung celana jeans. Saya berdiri, mengambil handphone dan membuka notif ……..l dan seketika saya merasa lemas dan gemeteraannn!!! Ya Allah….. ya Allah …… Isi messagenya :

“If you are near Mannat, get your team and wait near the side gate”
Omggggg!!!! Tim Shah Rukh yang mengirim pesan….. Tim SRK kirim inbox ke twitter SRKFCI “jika kalian masih di sekitar Mannat, siap siap (bersama tim) dan tunggu di gerebang samping”…..

Saya langsung memanggil Neha dan Ai, dengan terbata-bata saya bilang, kitaaaa akan masukkkk…….kitaaaa akaaan masukkk……kita dipanggil ke dalam Mannat!!! Siaaap-siap sekarang.

Aduhh!!! Nunung dan Sally masih di Taj Lands, Nety masih di hotel …… Telpppp merekaaa!
Saya langsung menghubungi Nunung, tapi telpnya ga di angkat. Gemeteraaaaan. Saya coba lagi telp ke Sally….dan Alhamdulillah di angkat. Saya ga bilang apa-apa saat telp, hanya …… ” sekaraaaaaang jugaaaa balikkkk ke Mannat. Sekaraaaaang!!” ~ kemudian saya tutup telpnya.

Saya minta Neha untuk telp Nety agar segera ke Mannat, karena saat itu saya sudah tidak sanggup ngomong

Kami saat itu di minta tim SRK untuk bergabung dengan tim Universe. Tidak lama kemudian Nunung, Sally sampai dan sekitar 15 menit kemudian Nety yang saat itu kurang sehat dan jalan sambil terpincang-pincang juga sampai di depan Mannat. Alhamdulillah semua bisa kumpul saat itu.

Kemudian kami jalan menuju bagian samping pintu gerebang Mannat, disana ada beberapa kelompok Fc, dari Kolkata, Banglore, Chennai dan kami bergabung dengan SRK Universe.

Sesekali tim SRK keluar melihat berapa banyak yang telah kumpul, pintu gerebang sesekali dibuka, kami bisa melihat bagian belakang halaman Mannat yang luas. Wwoooow, kami akan masuk ke dalam dan bertemu langsung dengan SRK. Kebayang ga sih gimana perasaan kami waktu itu!???

Kami dari Tim Indonesia berkesempatan untuk yang pertama masuk ke dalam Mannat. Sepuluh orang di izinkan untuk masuk secara bergantian. Karena kami hanya berenam, maka tim kami digabung dengan tim dari Malaysia.

Dari dalam Mannat, tim SRK mengeluarkan beberapa box Pepsi untuk dibagikan ke kami semua, aaauwwww!!! PEPSI dari Mannat!! simpeennnnnnnn ahhhhh! Bukannya di minum, kami langsung masukkan ke dalam tas. Oh iyaaa, Sebelum masuk kami juga diwanti-wanti untuk tidak menggunakan hape. Tim SRK yang akan foto saat kami bersama SRK. OK OK OK……kami nurut ajaa sama Rulesnya.

Akhirnya, sekitar pukul 11 malam (waktu India) pintu gerebang Mannat dibuka. Kami, tim SRKFCI melangkahkan kaki masuk ke dalam Mannat. Merinding rasanya sekujur badan, rasanya ga percaya . Saat itu kami diminta untuk menunggu, kami pun menghentikan langkah kami, sambil melihat ke arah pintu.

Dag Dig Dug Derrrrrrrrrrrr!!! Ituuuuuu…. Yang senderan di pintuuuuu, yang lagi berbincang dengan Karuna (salah satu tim), yang lagi ngerokokkkkk……omggggg ituuuuu SHAH RUKHHHHH. Cakepnyaaaa kebangetaaaaaaaaan! Di atas rata-rataa (menuruttt kamiii yaaa )

Shah Rukh terlihat sangat sederhana, santai dan bdjqgdqugdwkwhwihaibag (ga ada kata-kata yang tepat), Deg deg annya kaya ada genderang peranggg rasanya, blankkkk, cuma bisa memandang.

“Are you ready, sir.” Salah satu tim bertanya ke SRK
“yess….” Kata si ganteng
Omgggg kami dipersilahkan mendekattttttt. Shah Rukh berjalan menghampiri kami dan kami berjalan menghampirinya.

Dia berada di hadapan kamiii, Shah Rukh tersenyum dan menyambut dengan memberi salam,
“Assalamualaikum…..” katanya.
“Waa ….. Waalaikumsalam sir” saya menjawab dan berasa lagi di awang awang
” I am sorry for waiting….. I’m very tired” sambil merentangkan tangannya untuk memberi pelukan selamat datang. Alhamdulillah saya ga pingsaaaaan!

“It’s okay Sir, Happy Birthday” jawab saya.
“thank you…” katanya
Lalu gantian satu persatu diberi sambutan hangat dari Tuan Rumah ~ Masha Allah baikknyaa, sopaan, lemah lembut, sosok yang luar biasa.

Ai …… Ai Maryati, ia menangis dipelukan Shah Rukh Khan.
Dan Shah Rukh memeluk Ai dengan erat sekali, ia membiarkan ai menangis dipelukannya.
Semua disambut dengan hangat, dipeluk dan berkali-kali Shah Rukh mengucapkan terima kasih. Kemudian kami berfoto bersama.

“I’m very tired” kata-kata itu terngiang dikuping saya. Kasian, Shah capek dan itu terlihat jelassss dari wajahnya. Tapi ia berusaha untuk menyapa dan mendengarkan kami satu persatu. Sebegitu berartikah kami buat dia? Walau lelah ia masih menyempatkan untuk bertemu dengan kami? Gimanaaaaa ga Cintaaaaa coba????

Dikesempatan itu Nety memberikan pin yang bertuliskan, Please Follow Our Twitter. Sally memberikan Tasbih yang ia beli di Mekkah dan Saya! Haha Lagi Lagi saya memberikan PIN SRKFCI yang saya pakai. ❤️

Shah Rukh cuma bilang Thank you…..Thank Youu, mgkn dia juga bingung ya mau ngomong apa. Tiba-tiba saya mendengar ada seseorang yang bilang, “Can I kiss you?” ~ Shah Rukh tersenyum dan membungkukan badannya…… WAHHHH Langsung di serbuuuuuuuu,!!!

Yang masih teringat jelas adalah ciumannya Ai
Aiiiiiii, nyiumnyaaa sepenuh hatiiiiiiiii, srodoooorttt…..”wahhh ai menang banyakk nih” kata saya dalam hati……dan di ikuti oleh yang lainnya. Cup Cup Cup Cup semuaaaa. Saya, cuma mandangin doang .
Setelah semua selesai nyium satu-satu, saya memberanikan untuk berdiri dihadapan Shah Rukh, tiba-tiba aja tuh terucap, “Can I Hug You?”
(Ya ampuuunnnn, dari mana gw sanggup ngomong begituuuuu.? Mungkin dapet kekuatan dari sinar bulannnn )

Dan dengan senyum yang masih melekat diingatan sampai sekarang, matanya yang menyipit saat tersenyum, dimplessss….yesss i saw his dimplesss….so cuteee, Shah Rukh menjawab,
“yes, of course you can hug me” iya melangkah maju dan memeluk.
Ooo Myy God. Duniaku terbalikkkkk rasanyaa, dipeluk Shah Rukh……. Engg Ingg Engggg berasa jadi Kajol lagi sepersekian detik.
Masih sama!!! Pelukannya masih sama eratnya seperti tahun lalu.

Karuna waktu itu memberitahu kalau waktu kami sudah habis, dan harus gantian dengan yang lain. Semakin cepat acaranya selesai, akan semakin cepat Shah Rukh untuk istirahat. Kami mengucapkan terima kasih kepada Karuna dan saat itu rasanya pengen jalan keluar sambil loncat-loncat karena kegirangan

Ya Allah, terima kasih atas takdir indah Nya.

Ending Bab ini masih sama dengan tahun yang lalu ❤️
Diluar Mannat kami berpelukkan, bahagiaaaa.
Bahagia atas kebaikan hati seorang bintang besar yang mau menyisihkan waktunya untuk bertemu, dipeluk satu persatu, mendengarkan apapun yang kami sampaikan, sangat menghargai keberadaan kami dan dia berterima kasih atas cinta yang telah kami berikan selama ini.
Tidak sama sekali terlihat dari diri Shah Rukh Khan kalau dia adalah seorang bintang besar, ia berdiri di depan kami dengan begitu sederhana, tidak ada keangkuhan….hanya CINTA yang bisa kami lihat dan kami rasakan dari dirinya.

How Can we not love you, Sir?

Mannat